Buku Promosi Kesehatan dalam Membangun Integritas Budaya Lokal (Mbojo) Antikorupsi memperluas fungsi promosi kesehatan dari perubahan perilaku menuju pencegahan korupsi dan penguatan integritas pelayanan. Kontribusi teoretisnya terletak pada integrasi teori perubahan perilaku, advokasi, bina suasana, pemberdayaan, tata kelola, dan nilai Maja Labo Dahu sebagai norma antikorupsi. Kerangka ini menghubungkan perilaku individu, lingkungan sosial, dan kelembagaan, sekaligus menempatkan masyarakat sebagai aktor pengendali integritas. Antikorupsi dipahami sebagai proses pembentukan perilaku, norma, dan budaya, bukan sekadar kepatuhan terhadap hukum.
Kontribusi praktisnya diwujudkan melalui framing “layanan sehat tanpa pungli”, penguatan kader dan tokoh agama, mekanisme pengaduan, integrasi antikorupsi dalam perencanaan puskesmas, serta pendidikan integritas di institusi kesehatan. Kerangka tersebut diterapkan pada puskesmas, dinas kesehatan, institusi pendidikan, dan komunitas, serta diperkaya pembelajaran dari Puskesmas Ketabang, Puskesmas Danga, Thailand, Filipina, dan Rwanda. Buku ini ditujukan bagi tenaga kesehatan, pengelola program, dosen, mahasiswa, kader, dan pegiat masyarakat sebagai rujukan pengembangan pelayanan kesehatan yang transparan, partisipatif, dan berintegritas berbasis konteks budaya.






