Transformasi digital telah menjadi penggerak utama perubahan sektor pertanian dalam menghadapi tantangan global, seperti perubahan iklim, pertumbuhan penduduk, degradasi sumber daya alam, dan meningkatnya kebutuhan pangan yang berkelanjutan. Kondisi tersebut menuntut sistem pertanian yang lebih produktif, efisien, adaptif, dan berbasis data. Pertanian digital hadir sebagai paradigma baru yang mengintegrasikan Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), Big Data, computer vision, drone, robotika, sensor pintar, dan platform digital untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih presisi serta meningkatkan daya saing dan ketahanan sistem pangan.
Buku Pertanian Digital: Smart Farming, Inovasi, dan Ketahanan Pangan mengulas secara komprehensif dinamika pertanian global, konsep Agriculture 5.0, fondasi teknologi digital, implementasi smart farming, kecerdasan data, precision agriculture, pertanian berkelanjutan, agribisnis digital, hingga inovasi dan kewirausahaan agritech. Pembahasan disusun secara sistematis dengan memadukan konsep ilmiah, perkembangan teknologi, kebijakan, dan praktik implementasi terkini. Lebih dari sekadar membahas teknologi, buku ini menawarkan kerangka transformasi pertanian yang berorientasi pada keberlanjutan, peningkatan kesejahteraan petani, efisiensi rantai nilai, dan penguatan ketahanan pangan. Oleh karena itu, buku ini diharapkan menjadi referensi bagi mahasiswa, akademisi, peneliti, praktisi, pelaku agribisnis, pengembang teknologi, dan pengambil kebijakan dalam membangun ekosistem pertanian digital yang cerdas, tangguh, dan berdaya saing.






