Ihsan Cahaya Pustaka kembali membuktikan komitmennya sebagai penerbit independen yang produktif dan adaptif. Sepanjang Januari hingga Juni 2025, sebanyak 20 judul buku baru berhasil diterbitkan dengan berbagai tema yang relevan dan berdaya guna tinggi.
Beberapa di antaranya adalah:
- 📘 Etika Digital untuk Generasi Z oleh Ira Wijaya – membahas tantangan moral di era media sosial.
- 📗 Inovasi Kurikulum di Era Digital oleh Fatqur Hahaha – mengulas perubahan pendidikan pasca-pandemi.
- 📙 Strategi Pembelajaran Adaptif di Era Disrupsi oleh Yuni Andayani – panduan untuk guru era digital.
Buku-buku tersebut tidak hanya diterbitkan secara cetak, tetapi juga dalam format digital, agar menjangkau pembaca di berbagai daerah termasuk pelosok Indonesia.
Penerbit Ramah Penulis Pemula
Sebagian besar penulis merupakan penulis pemula, guru, dosen, mahasiswa, bahkan komunitas literasi daerah. Dengan sistem penerbitan berbasis pendampingan, Ihsan Cahaya Pustaka berhasil membangun ekosistem literasi yang sehat, inklusif, dan mendidik.
“Kami bukan sekadar mencetak buku, tapi menemani proses lahirnya karya yang bermakna,” – Direktur Penerbit, Duwi Purnama Sidik.